Bazar di Islamic Center Bangkok, Ramadhan 1435 H (2014)

•July 12, 2014 • 4 Comments

IMG-20140711-WA009Dimana dan kapan kita bisa merasakan suasana Islami yang begitu hidup di kota Bangkok? Jawabnya: di Islamic Center Bangkok di bulan Ramadhan. Tiap tahun di bulan Ramadhan, Islamic Center mengadakan bazar di lingkungan halaman masjid IC yang sangat luas ini. Berbagai jenis makanan halal penuh selera disajikan di sana. Tak ketinggalan juga busana muslim dijual, pentas seni Islami ditampilkan, dan beragam acara diadakan. Bagi mukimin Indonesia, bazar Ramadhan IC adalah oase tahunan yang mesti dikunjungi. Bagi turis muslim yang sedang berkunjung ke Bangkok, ini saatnya merasakan suasana Islam di negara yang berpopulasi mayoritas Budha ini dan saatnya merasakan juga bagaimana berinteraksi dengan muslimin Thailand.

Bazar pada Ramadhan tahun ini (2014) buka setiap hari mulai ba’da dhuhur (sekitar jam 13.00) hingga jam 23.00. Bazar akan berlangsung hingga hari Minggu, 13 Juli 2014. Jadi, ayo datang dan rasakan sensasi ukhuwahnya… :)

Berikut beberapa foto suasana bazar di Islamic Center Bangkok kontribusi mukimin Indonesia di Bangkok, Ustadz Hari Primadi.

IMG-20140711-WA017 IMG-20140711-WA007 IMG-20140711-WA008 IMG-20140711-WA009 IMG-20140711-WA010 IMG-20140711-WA011 IMG-20140711-WA012 IMG-20140711-WA015 IMG-20140711-WA016

 

 

 

Kejahatan Hipnotis di JJ Mall

•August 6, 2013 • 3 Comments

Beberapa hari lalu seorang teman yang tinggal di Bangkok bercerita bahwa dia telah ‘terkena hipnotis’ di sebuah pusat perbelanjaan bernama JJ Mall (dekat dengan JJ Market alias Chatuchak Weekend Market). Modusnya dan pelakunya cukup menarik dan belum pernah saya dengar sebelumnya. Berikut cerita singkatnya dan ada baiknya pembaca simak karena hal-hal semacam ini bisa kita temui di tempat-tempat ramai di Bangkok. Continue reading ‘Kejahatan Hipnotis di JJ Mall’

Chatuchak Weekend Market Revisited

•February 8, 2013 • 2 Comments

100_4110It’s been amazing to see how people from around the world search ‘chatuchak’ in the search engines. Many of them stranded at this blog.Well, the article about Chatuchak market here is quite…. adequate, I would say, even the posting is quite old. ‘Chatuchak’ refers to the infamous Chatuchak or Jatujak weekend market in Bangkok city. So what’s going on now at Chatuchak weekend market? Nothing is really changed I suppose. I know it from the tone of stories from old friends who are still staying in greater Bangkok. But let’s revisit it a moment.

Chatuchak Weekend Market – Map
Chatuchak Weekend Market, Other Ways to Get Some Baht – Photo Gallery
Chatuchak Weekend Market – Photo Gallery
Chatuchak Weekend Market – Shop and Eat (Halal Food)

People write tons of stories about the place. So let’s zoom it in at a particular part. Let’s go to the corner where music instruments are sold in a shop. The shop is owned by an old man who is an army retiree. He was a soldier and was a musician at the same time. He plays violin and guitar for sure (I saw him played) and probably other instruments. He used to play violin professionally and his skill even ever made him visit New York for a concert. He showed me his picture standing on a crossing boat at the bay. At the back, Liberty statue and the WTC twin tower were standing (it was before 9/11 for sure). The photographer was facing New York so he was at New Jersey side, I think. Continue reading ‘Chatuchak Weekend Market Revisited’

Menikmati Birunya Air Terjun Erawan di Kanchanaburi

•February 7, 2013 • 3 Comments

100_3103Barusan teman lama saya, Pak Budi Suswadi, salah satu staf ahli di perusahaan hard-disk kondang Western Digital, menghubungi saya via whatsapp. Dia masih di Bangkok, saya di Jogja. Pak Budi menanyakan tentang bagaimana caranya pergi ke air terjun Erawan menggunakan bis umum. Saya tersenyum-senyum sendiri. Beberapa menit kemudian kami terlibat dalam percakapan yang memutar ulang memori lama saya.

Ya, memang, saya dulu suka jalan kemana-mana sendiri. Saya pernah cerita mungkin, di bagian lain di blog ini, kalau saya sudah menjelajah ke paling tidak 12 provinsi di Thailand. Ini memang tidak seberapa kalau dibanding total 70-an propinsi di Thailand. Tapi ekspatriat ngeluyur ke 12 provinsi sendirian (seringnya) menimbulkan anggapan yang agak luar biasa, terutama untuk teman-teman Thai saya. Jadilah saya – secara alami – semacam referensi traveling beberapa teman Indonesia yang tinggal di Thailand, sampai sekarang, hehehe… Alhamdulillah, semoga ini bisa jadi tambang amal saya. Continue reading ‘Menikmati Birunya Air Terjun Erawan di Kanchanaburi’

SHOLAT TIME 2013 – BANGKOK

•January 16, 2013 • 3 Comments

prayer time

January

Date Fajr Sunrise Dhuhr Asr Maghrib Isha

1 5:26 6:41 12:22 3:37 6:02 7:14

2 5:26 6:41 12:22 3:38 6:03 7:14

3 5:27 6:42 12:23 3:38 6:03 7:15

4 5:27 6:42 12:23 3:39 6:04 7:15

5 5:28 6:42 12:24 3:39 6:04 7:16

———————- click title to open all schedule ——————————- Continue reading ‘SHOLAT TIME 2013 – BANGKOK’

Mengharapkan Sayap-sayap Doa

•December 10, 2012 • 9 Comments

Puji syukur atas limpahan rahmat Allah swt pada hamba-hamba-Nya.

Pembaca blog yang budiman, saat ini beberapa anggota keluarga tersayang saya sedang diberi ujian yang, dalam beberapa segi, lebih berat dari yang dialami anggota keluarga yang lain. Dengan ini saya berharap para pembaca sekalian bersiap untuk mengahadapi permintaan dari saya, nanti.

Seorang kemenakan perempuan saya, berusia beberapa minggu yang saya belum pernah berjumpa dengannya, sekarang sedang berjuang mempertahankan hidupnya melalui bantuan selang-selang dan cairan-cairan infus. Continue reading ‘Mengharapkan Sayap-sayap Doa’

MUSLIM BANGKOK DI TENGAH MAYORITAS THAI-BUDDHIST (bagian 2)

•October 15, 2012 • 8 Comments

Keagamaan dan Konflik Identitas

Hidup sebagai minoritas di tengah mayoritas Thai Buddhist bukan sama sekali tanpa persoalan. Kendati berpenampilan fisik sama, berbahasa sama, lahir pun di negeri Thai, namun perbedaan agama sedikit banyak mengundang masalah. Masalah terbesar bukanlah dengan warga Thai non-muslim di Bangkok, karena mereka tergolong toleran dan tidak bersikap diskriminatif terhadap warga Muslim. Perbedaan cara hidup, kebiasaan, dan sistem nilai yang berakar dari perbedaan agama adalah masalah yang lebih serius.

“Masyarakat Thai nonmuslim relatif memperlakukan warga Muslim dengan baik. Kami tidak menemukan kesulitan untuk hidup sebagai Muslim di Bangkok. Hanya saja pengetahuan mereka tentang Islam sangat minim. Mereka hanya memahami Islam sebatas melarang makan daging babi,” ujar Ibnu Abdul Razak, Muslim Bangkok yang berdiam di Soi 7 Thanon Petachburi. Continue reading ‘MUSLIM BANGKOK DI TENGAH MAYORITAS THAI-BUDDHIST (bagian 2)’

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 39 other followers

%d bloggers like this: