2011 in review

•January 1, 2012 • Leave a Comment

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Syndey Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 35,000 times in 2011. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 13 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Catatan Atlanta: Kisah sang veteran perang

•January 1, 2012 • 2 Comments

Jumat pagi yang mendung kemarin, saya mengayuh sepeda ke pemberhentian bus dekat rumah untuk pergi sholat Jumat di masjid Al Farooq di Midtown Atlanta (di sini, selain penumpang, sepeda diperbolehkan naik bis dan kereta). Di halte sudah ada seorang kulit putih berambut panjang yang dikucir kuda, duduk di atas kursi roda dengan rokok menyala di tangan kiri dan termos di tangan kanan. Wajahnya yang tua penuh kerutan memberi kesan bahwa dia berusia akhir 50-an. Tapi caranya berbicara memberi kesan yang lain, bahwa dia mungkin di awal 50-an. Kami saling menyapa dan berbincang, perbincangan yang nantinya membawa saya berkutat dengan salah satu sejarah kelam Amerika yang paling absurd yang menempatkan Amerika sebagai pelanggar kemanusiaan dan hukum internasional, yang mungkin salah satu yang terbesar dalam sejarah dunia. Continue reading ‘Catatan Atlanta: Kisah sang veteran perang’

Catatan Atlanta: Decatur City in pictures

•December 29, 2011 • 2 Comments

Apartemen di depan stasiun kereta dalam kota (Marta train)

Decatur adalah kota kecil berpenduduk sekitar 20,000 jiwa. Sementara ini saya tinggal di pinggiran yang tenang kota ini. Ia adalah ‘ibukota’ DeKalb County (county adalah gabungan beberapa kota di bawah satu administrasi), dan DeKalb County masih masuk dalam kawasan Atlanta Metropolitan Area (Metro Atlanta), ibukota negara bagian Georgia, USA. Berikut beberapa foto kota Decatur (my shots).  Continue reading ‘Catatan Atlanta: Decatur City in pictures’

Catatan Atlanta: Gaya bercelana kontroversial anak muda Amerika

•December 28, 2011 • Leave a Comment

Sungguh aneh dan menggelikan! (‘konyol’ tidak dipakai karena terasa agak terlalu keras). Pernyataan semacam itu memang sering muncul di pikiran kita kalau kita sedang (kurang kerjaan) menonton peragaan busana di TV atau melihat foto anak muda Jepang di majalah gaya hidup, bukan? Kalau anda berada di Atlanta, kemungkinan besar ‘sungguh aneh dan menggelikan’ itu ada di mana-mana. Paling tidak bagi saya. Saya sedang membicarakan gaya celana anak muda Atlanta, uhm, tepatnya, gaya ‘bercelana’ anak muda Atlanta, bahkan mungkin seluruh Amerika. Continue reading ‘Catatan Atlanta: Gaya bercelana kontroversial anak muda Amerika’

Catatan Atlanta: Who’s gonna (shouda) beat Obama? Menuju pemilu presiden AS 2012

•December 26, 2011 • 2 Comments

Karena presiden Amerika punya kekuasaan untuk mengoperasikan ‘the nuclear football’ dan menekan ‘the button’, maka figur yang akan menduduki kursi di ruang oval White House penting untuk diamati dunia. Tahun depan, 2012, adalah penentuan apakah Obama akan berlanjut ke periode kedua sebagai presiden AS atau digantikan presiden dari partai Republik yang sekarang sedang memilih kandidat penantang Obama (kecil kemungkinan kandidat dari golongan independen menang). Tulisan ini bernada politik yang sebetulnya tidak terlalu saya sukai. Tapi sekali lagi, karena Amerika selalu ikut campur dalam urusan dalam negeri hampir seluruh negara di dunia, saya terpaksa membuat tulisan semacam ini. Continue reading ‘Catatan Atlanta: Who’s gonna (shouda) beat Obama? Menuju pemilu presiden AS 2012′

Catatan Atlanta: Jejak awan yang menarik

•December 25, 2011 • Leave a Comment

Pernah menonton para pilot tim aerobatik Elang Biru TNI-AU menerbangkan F-16A Fighting Falcon mereka? Pernah menonton pesawat-pesawat ringan aeorobatik nan lincah di Red Bull Air Race World Championship? Kalau belum pernah, anda melewatkan pertunjukan atraksi udara terbaik di Indonesia dan di dunia itu. Continue reading ‘Catatan Atlanta: Jejak awan yang menarik’

Catatan Atlanta: No Cain, No Pain

•December 22, 2011 • 4 Comments

Sejak sebelum saya tiba di Atlanta November lalu, sebagian (kecil?) Amerika sedang terhibur (atau tak peduli?) oleh debat para kandidat presiden partai Republik untuk bertarung melawan Barak Obama di pemilu tahun depan (2012). Sampai akhir November 2011 lalu, ada satu kandidat yang unik untuk disimak: seorang Afro-Amerika asal Georgia, Herman Cain. Karena saya tinggal di kota Decatur, dekat Atlanta, Georgia, saat ini, maka bolehlah kita perbincangkan figur ini sambil minum teh hangat. Continue reading ‘Catatan Atlanta: No Cain, No Pain’

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.