Tiba di bandara internasional Suvarnabhumi lewat tengah malam di awal Oktober 2009 lalu, teman saya (sesama Indonesia, sesama Muslim) yang menjemput saya bertanya apakah saya lapar. “Ya”, jawab saya cepat. Dia pun lalu mengajak saya ke konter makanan halal dan kami memesan kebab. Melanjutkan posting saya sebelumnya tentang tempat sholat/musholla di bandara Suvarnabhumi, berikut informasi tentang makanan halal yang tersedia di bandara ini dan tentang Thai Airways yang memiliki dapur halal sendiri untuk memproduksi makanan halal di dalam pesawat.

Sebenarnya tidak banyak pilihan makanan halal di bandara internasional Suvarnabhumi. Tempat yang saya ketahui menjual makanan halal adalah konter yang saya sebut di awal artikel ini. Nama konter makanan halal ini adalah The Miracle – Food Village, yang merupakan kelompok konter yang menjual makanan halal. Tempat ini terletak di lantai 3 di antara jejeran banyak restoran. Mudah menemukan tempat ini. Modelnya seperti rumah kecil di depan/di seberang deretan restoran atau kafe lain. Bangunannya seperti tiba-tiba muncul di tengah koridor yang seharusnya digunakan untuk pejalan kaki. Karenanya, kita harus berjalan melengkung menghindari The Miracle (kalau kita melewatinya dan tidak berniat makan di situ).

The Miracle Food Village

The Miracle Food Village

Salah satu vendor menyediakan burger, sandwich (roti isi), spaghetti bolognese, crab nasi goreng (mereka menuliskannya persis seperti itu di daftar menu), chicken me goreng, chicken fillet dengan nasi, dan chicken nasi biriani halal. Logo halal dipasang jelas di papan menu. Harga makanan di sini cukup bersahabat untuk ukuran bandara internasional, mulai 35 baht hingga 55 baht (sekitar 10,000-16,000 rupiah) per porsi.

Satu lagi penyedia makanan halal ada di Food Court lantai 1 bernama ‘MAGIC FOOD POINT’. Ada satu konter yang menjual makanan halal (nasi, sayuran, dan lauk pauk) yang berada di pojok. Kalau kita melangkah masuk ke Food Court, konter ini ada di sebelah kiri (anda harus berbelok ke kiri) dan akan melihat petunjuk konter tersebut. Kabar baiknya adalah harga makanan di sini tidak semahal restoran-restoran yang ada di lantai atas, sangat pas untuk budget traveller, dan makanan juga enak.

MAGIC FOOD POINT

MAGIC FOOD POINT

Penjual lain menyediakan kebab Turkey. Minuman juga tersedia di sini. Hanya itulah makanan halal yang tersedia di The Miracle. Anda juga mungkin bisa memesan makanan di tempat lain yang dengan sedikit permintaan khusus bisa memenuhi syarat makanan halal. Misalnya, anda bisa memesan tom yam seafood atau udang (sup khas Thailand yang asam dan pedas) di sebuah restoran di dekat The Miracle. Tapi pastikan bahwa anda meminta pelayan untuk memasak tom yam dengan air biasa, tidak dengan kaldu (kadang mereka menggunakan kaldu dari rebusan daging/tulang babi atau ayam yang tidak halal).

Bisnis makanan halal di lingkungan bandara lebih berkembang di dalam pesawat. Thai Airways telah membuka dapur halal di departemen katering Thai Airways bandara Suvarnabhumi, Bangkok, sejak 2008. Dapur tersebut menerima sertifikat halal dari CICOT (Central Islamic Committee of Thailand), lembaga yang mempunyai otoritas mengeluarkan sertifikat halal di Thailand, pada 1 Januari 2008. Dapur ini dibuka untuk memastikan bahwa persyaratan halal untuk makanan bagi penumpang Muslim bisa dipenuhi.

Menyediakan makanan halal di penerbangan Thai Airways menjadi makin penting saat ini dengan adanya pertumbuhan populasi warga Muslim dunia yang sejalan dengan meningkatnya pelanggan Muslim maskapai Thailand ini. Dapur yang dibentuk Thai Airways Catering Service ini beroperasi terpisah dari fasilitas katering reguler yang sudah ada sebelumnya di bandara Suvarnabhumi.

Saat ini, dapur halal ini melayani 11 maskapai lain dan memproduksi 5,000 porsi makanan halal per hari. Dengan tumbuhnya pelanggan Muslim, terutama dari organisasi internasional, mahasiswa muslim yang berkunjung ke Thailand, dan turis Muslim, Thai Airways memprediksi permintaan makanan halal di atas pesawat menjadi 6,000 porsi per hari dua hingga tiga tahun mendatang.

Meskipun fasilitas ini hanya tersedia untuk penerbangan dari bandara Suvarnabhumi, ada rencana di masa datang untuk membuka dapur halal di bandara Don Mueang (bandara utama Bangkok sebelum Suvarnabhumi dibuka yang saat melayani penerbangan domestik) untuk melayani para penumpang di penerbangan domestik. Kabar baik!