Bangkok – Transportasi Publik (bahasa)

1 Comment

Kemacetan lalu lintas Bangkok, yang membuat tantangan konstan bagi warganya atau warga pendatang, memang legendaris. Tapi kalau kita datang dari Jakarta, kemacetan semacam ini tidak mengherankan. Untungnya di ibukota Thailand ini, jalan raya bukan satu-satunya pilihan. Perahu sungai dan kanal bersama dengan BTS skytrain dan MRT subway system menawarkan alternatif yang nyaman. Posting berikut sedikit bercerita tentang moda-moda transportasi umum dalam kota Bangkok, di darat dan di air. Ada juga info tentang tarif masing-masing moda. Untuk perbandingan, B1 (1 Baht) = Rp. 285, tapi seringnya kita membulatkan Rp. 300 per Baht, untuk memudahkan perhitungan.

More

Advertisements

Bangkok’s Public Transportation

Leave a comment

Bangkok’s heavy traffic is legendary among its own residents and visitors. River and canal boats, BTS skytrain and MRT subway systems, offer some reliable alternatives to travel across the city. This posting is telling about the layman’s guide to inner-city transport options. Click image to enlarge.

More

Chatuchak Weekend Market – Map

Leave a comment

Click-open the title and find the map of  Chatuchak weekend market  inside. Click the map to enlarge. You can also check this posting about Chatuchak: Chatuchak Weekend Market – Shop and Eat (Halal Food)

More

Bangkok: Keadaan Darurat! (breaking news)

Leave a comment

Hari ini, 7 April 2010, pukul 18.00, Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva menyatakan ‘Keadaan Darurat’ (state of emergency) di kota Bangkok. Hari ini Internal Security Act (ISA) juga disetujui kabinet untuk diperpanjang hingga 20 April 2010. 

Keadaan darurat juga diberlakukan untuk provinsi Samut Prakan, Nonthaburi, Pathum Thani and Nakhon Pathom and Ayutthaya.

Sungai Mekong, Riwayatmu Kini…… (bahasa)

6 Comments

Suatu siang di bulan Januari lalu, saya berjalan kaki dari stasiun kereta Hua Lampong ke arah utara menyusuri kanal. Ini adalah perjalanan kaki tak terencana yang berakhir di pier (dermaga) Thewet di tepi sungai Chao Phraya, dua jam kemudian. Di dermaga kecil ini, saya melihat ribuan ikan kumis, yang saya duga adalah patin, berkecipak ramai di permukaan sungai saat potongan-potongan roti tawar yang dilempar turis menyentuh air. Ribuan ikan patin (catfish) berukuran rata-rata 40 cm hidup bebas di sungai dekat dermaga? Baru saya lihat di sini! Langsung terbayang gulai ikan patin khas Pekanbaru yang pernah saya makan di Palembang yang rasanya mak nyusss…

More

%d bloggers like this: