Sambil mengamati hasil Kaukus Iowa partai Republik yang diumumkan Rabu subuh tadi, saya juga memperhatikan suhu udara di luar. Paling tidak dua hari terakhir ini, suhu terendah di Decatur, Atlanta, mencapai -7 derajat Celcius. Freezing cold! Tadi malam, suhu terendah -7 derajat Celcius tercatat pada jam 1 sampai jam 3 pagi. Pagi ini (jam 8.30), saya keluar rumah tanpa tahu persis berapa temperaturnya. Baru membuka pintu, hembusan udara beku terasa menyengat. Saya masuk lagi dan saya tengok alat penunjuk temperatur online di dapur. Suhu di luar 24 derajat Fahrenheit. Itu artinya -2 derajat Celcius! Segera saja saya membuat penelitian kecil-kecilan apa akibat suhu serendah itu pada lingkungan sekitar. Jadi saya keluar sambil menenteng kamera old school saya. Berikut hasilnya dalam foto-foto (diambil sekitar pukul 8.30 – 8.45 pagi).

 

1. Sebagian permukaan air di kolam di halaman belakang membeku membentuk lapisan es setebal setengah sentimeter. Kursi plastik putih itu terjerembab ke dalam kolam malam sebelumnya karena tiupan angin yang keras dan sekarang terkunci di sana di tengah lapisan es. Saya tak bisa mengangkatnya tanpa merusak lapisan es tersebut.

 

2. Ini adalah sekeping lapisan es yang saya angkat dari kolam. Teman saya menceritakan bahwa setahun lalu, Atlanta diserang suhu rendah yang ekstrim hingga kampusnya, Georgia Tech, diselimuti lapisan es semacam ini (bukan salju). Lapisan es ini membahayakan karena membuat segala sesuatu menjadi licin dan sulit dilewati. Karenanya, kuliah diliburkan seminggu.

 

3. Tanaman hias Dusty Miller (nama ilmiahnya Senecio cineraria) berdaun perak ini terserang cold shock. Dia tampak layu, tapi kalau dipegang, daun kaku karena beku. Sebagian dari tanaman-tanaman lain masih mempertahankan penampakan visualnya (klorofil, betalain, dan karotenoid tampaknya tidak rusak), tapi sebagian yang lain berubah warna karena tak mampu bertahan dari frost bite. Tapi bagaimanapun, mereka tidak mati dan akan pulih kembali saat musim jadi lebih hangat nanti. Tanaman hias lain di halaman belakang yang menunjukkan gejala yang sama seperti ini adalah sawi hias, krisan, mint, dan kubis hias.

 

 

4. Bunga-bunga Camelia japonica di sebelah kiri ini seminggu yang lalu berwarna pink cerah dan mengembang. Bunga Camelia yang lain, di samping rumah, aslinya berwarna merah cerah. Hari ini mereka mengerut, dan warna berubah kecoklatan, mulai dari petal bagian tepi. Daun mereka baik-baik saja.

 
 

5. Biasanya saya menggunakan kran dan selang ini untuk mengisi wadah penyiram tanaman. Dua hari lalu, saya kira ada masalah dengan kerannya karena air tidak keluar dari selang. Ternyata, tentu saja tidak ada masalah dengan kerannya. Air tidak keluar karena sisa air yang masih ada dalam selang itu beku.

 

6. Menariknya, langit terlihat cerah dan sinar matahari berlimpah memberi kesan hangat. Tapi tidak demikian kenyataannya. Meski saya berdiri di bawah sinar matahari langsung pagi ini, jari-jari saya tetap saja menjadi baal dalam waktu 5 menit (meski mengenakan sarung tangan). Di musim dingin, Atlanta tidak identik dengan salju, meski kadang-kadang turun kristal es yang tipis.

 

7. Ada banyak ranting berdaun pinus segar yang berjatuhan. Mungkin ini disebabkan suhu subzero membuat ranting membeku sehingga mudah patah oleh angin dan jatuh. Saya ambil satu ranting segar itu dan mematahkannya. Saya kenal dengan fleksibilitas ranting pinus yang segar dalam kondisi normal, tapi sekarang saya dapat mematahkannya semudah mematahkan batang cheese-stick kegemaran saya.

 

8. Di samping ini adalah tanaman perdu hias Nandina domestica (orang isni menyebutnya Heavenly Bamboo). Buah-buah ornamental seperti ini menunjukkan fisik luar yang bertahan dari suhu rendah. Tapi tekstur buah ini terpengaruh: buah ini mengeras karena beku. Beberapa tanaman semak-perdu di dekat rumah,  terutama yang berdaun tebal, sama sekali tidak terpengaruh oleh suhu membekukan ini. Merekalah penyelamat di musim dingin dimana kita masih bisa menikmati keindahan kehijauan daun mereka, tidak seperti mapel jepang yang kehilangan semua daunnya di musim seperti ini.

 
 
 
 

9. Ini adalah tempat air terbuat dari semen yang berkaki tunggal setinggi sekitar satu meter yang ditaruh di halaman belakang. Oase air ini disediakan untuk burung-burung liar yang kehausan. Saat ini, burung-burung itu tidak bisa meminumnya, karena seluruh airnya membeku keras.

 

 

Menurut perkiraan cuaca, nanti malam Decatur masih dingin dengan suhu minimum -1 derajat Celcius. Meski begitu, keadaan dihangatkan kabar dari Iowa bahwa Romney memenangi kaukus Iowa dengan dukungan 25%, disusul Santorum yang entah darimana tiba-tiba menelikung yang lain di posisi kedua dengan dukungan 25% (hanya selisih 8 suara dari Romney), dan Dr. Ron Paul, kandidat tertua (76 tahun) favorit anak-anak muda Amerika, di posisi ketiga dengan 21%. Bukan hangat karena Romney menang, tapi karena Paul masih punya harapan untuk menyusul Romney dan Santorum di New Hampsire dan kaukus lain berikutnya. Kabar hangat lain adalah Michele Bachman mundur dari balapan kuda Republik untuk menantang Obama karena hasil di Iowa menyedihkan.

(Syafnee, GA, 040112, 1212pm)